Kamis, 03 Maret 2011

Ingin Karir Meningkat Harus Kreatif

DUNIA kerja membutuhkan orang-orang kreatif. Hanya saja, banyak orang menganggap, kreativitas cuma dibutuhkan pekerjaan-pekerjaan tertentu seperti penulis, seniman, ilmuwan dan orang-orang yang bekerja di bidang periklanan. Padahal, sesungguhnya semua profesi membutuhkan

Siapa tak kenal Dagadu, merk dagang kaos oblong asli Jogja? Dagadu sudah begitu kokoh sebagai brand. Kini, Dagadu tak hanya beijualan kaos, tapi menjual kota Yogyakarta. Slogannya "Kapan Beli Kaos Dagadu Lagi?" dianggap sudah tak memadai, dan diganti menjadi "Kapan ke Jogja Lagi?" Creativepreneurship inilah sebutan paling pas bagi Dagadu yang didirikan secara kolektif oleh anak-anak muda. Menurut Ahmad Noor Arif, Direktur PT Aseli Dagadu Djokdja, Dagadu didirikan memang bermodal kreativitas. Sekarang ini walaupun banyak produk Dagadu ditiru, tapi dalam soal kreativitas Dagadu tetap memimpin di depan.

Kreativitas ini memang menjadi modal dalam bidang apapun. Dengan bertindak kreatif, maka seseorang akan memiliki persepsi yang segar dan mengalami dunia ini dengan cara yang original, alias cara Anda sendiri. George Lois, seorang Art Director kenamaan dari Amerika, pernah mengatakan bahwa kreativitas dapat menyelesaikan hampir semua masalah di dunia.

Dalam hal ini, kreativitas tidak berhubungan langsung dengan bakat. Kreativitas ditentukan oleh seberapa banyak pengetahuan yang tersimpan di "perpustakaan" memori Anda. Semakin sering dan banyak Anda membaca buku, semakin banyak pulalah inspirasi kreativitas tersimpan di hard disc otak Anda yang hingga saat ini kapasitasnya belum ada yang mampu menandingi, bahkan oleh komputer tercanggih sekali pun. Para ahli menemukan bahwa kemampuan otak manusia baru dipakai sekitar 5 persen saja. Manusia yang diyakini telah menggunakan kapasitas otaknya sebesar 7 persen adalah Albert Einstein.

Misalnya, bagi seorang jumalis, kreatif dalam karya dan tugas di lapangan adalah seseorang yang tidak pernah putus asa dan berhenti mengembangkan dirinya. Artinya seorang jumalis tidak berhenti pada satu titik. Ia harus terus berkarya agar karyanya tetap berkembang sejalan dengan kualitas penyajian liputan, editorial dan kemampuan manajemennya untuk menghasilkan karya jurnalistik berbobot.

Novel "Laskar Pelangi" karya Andrea Hirata merupakan hasil kreativitas yang inspiratif. Anda mungkin sudah lupa siapa nama bapak guru geng Laskar Pelangi dalam novel "Laskar Pelangi", tapi Anda tentu terinspirasi oleh novel atau film itu. Yang terpenting memang bukanlah rinciannya melainkan inti sari atau pesan moral yang akan mempengaruhi pola pikir pembacanya. Itulah proses kreatif yang inspiratif.

Contoh menarik adalah Leonardo Da Vinci. Ia adalah sosok orang yang kreatif, yang pada ja-mannya mungkin dianggap jago mengkhayal. Namun khayalannya pada saat ini banyak yang menjadi kenyataaan. Ide-ide ini hanya dapat muncul dari orang-orang kreatif yang memang secara terus-menerus mau mempelajari hal-hal baru dan tidak mudah menyerah oleh kesulitan yang dihadapi.

Di sinilah kreativitas dapat menjadi modal untuk melahirkan inovasi. Namun, kreatif saja tak cukup untuk mendorong Anda meraih pencapaian diri. Kreatif tanpa aksi hanya akan berakhir pada kegagalan. Kreatif yang dibarengi tindakan akan menghasilkan kekuatan yang menjadi modal untuk menciptakan kesuksesan dalam karier atau pekerjaan Anda saat ini. Coach Tom MC Ifle dalam buku Profit is King mengatakan, menciptakan inovasi temyata bu-

kan sekadar kreatif. Ada faktor lain yang mendasari, antara lain rasa percaya diri, tujuan yang jelas, serta semangat dan hasrat menggelora. Semua berasal dari aktivitas otak kanan, otak emosi Anda. Tidak sedikit ide kreatif yang kandas di tengah jalan karena tidak cukup persisten dan yakin akan kesuksesan," paparnya.

Menurut Tom, Anda yang dominan berpikir dengan otak kiri akan berpikir dengan hitung-hitungan. Banyak orang yang menyerah saat situasi tidak menentu, tidak ada kepastian atau mengalami kesulitan yang besar. Orang yang muncul dengan menciptakan aktivitas yang agresif justru akan berhasil melewati berbagai kondisi dan berujung pada keberhasilan di kemudian hari. "Kreativitas adalah sesuatu yang mahal bukan karena kita tidak kreatif, tapi karena banyak ide yang muncul tapi tidak dijalankan," ujar Tom.

Kreativitas juga tak terhambat oleh usia. Carol K Bowman .(Creativity in Business) mengatakan setiap orang memiliki kreativitas. Bahkan, mereka yang sudah di atas 45 tahun sekalipun masih dianugerahi kemampuan untuk menjadi kreatif. Pendeknya, selama otak masih berfungsi, kreativitas masih mengalir dalam diri seseorang.

Sehingga orang yang kreatif dapat mencari jalan keluar dari situasi sesulit apapun. Apalagi ditambah pengalaman profesional Anda, hal ini bisa menambah keyakinan dan kepercayaan untuk menemukan solusinya. Misalnya, jika Anda di PHK lalu ber-pikir kreatif dan tidak berhenti berusaha, ini adalah kunci untuk bangkit. Banyak orang-orang sukses yang memulai karirnya setelah mereka kehilangan pekerjaan. Penulis terkenal dari Inggris, JK Rowling, menulis novel "Harry Potter" ketika ia tidak punya pekerjaan dan hidupnya tergantung dari tunjangan pemerintah. Namun pemikiran kreatifnya menghasilkan salah satu novel yang paling laris di dunia dan mendatangkan keuntungan milyaran dollar.

Saat ini, banyak perusahaan yang mempekerjakan atau memilih orang yang bisa berkreasi dalam segala situasi untuk menjabat disalah satu posisi dalam perusahaannya. Seseorang yang kreatif biasanya lebih luwes dan dapat menempatkan diri dalam segala keadaan. Untuk menjadi seorangyang kreatif dalam pekerjaan Anda dapat pelajarinya tidak hanya dah pendidikan formal, tetapi juga melalui buku, majalah, koran dan media lain yang banyak memberikan informasi. Semakin banyak Anda membaca atau mencari informasi, maka semakin banyak pula ide kreatif yang Anda dapat. Bagi seorang karyawan, kreativitas dapat membantu meningkatkan kemampuan melaksanakan tugas-tugas yang diberikan dan kesuksesan dalam karir atau pekerjaan. Karyawan yang kreatif akan selalu hadir dengan gagasan-gagasan baru agar ia- dan juga perusahaan dapat melaksanakan aktivitasnya dengan lebih efektif dan efisien. Seorang karyawan yang kreatif akan berani untuk mengambil risiko, karena mencoba hal-hal baru yang belum pernah dilakukan sebelumnya danhasilnya belum pasti. Tentu lebih aman jika memakai metode lama yang hasilnya sudah teruji. Tentu saja harus mempertimbangkan segala risiko dan konsekuensi dengan cermat terlebih dahulu.

Kreativitas yang tinggi menjadikan posisi tawar menawar meningkat, yang amat mendukung lancarnya karir. Tetapi ingat kreativitas bukanlah sesuatu yang netral, dan harus diletakkan dalam konteks tertentu. Kreatif dalam konteks pekerjaan berarti melakukan sesuatu yang baru untuk memberi nilai tambah bagi perusahaan. Ini dapat berarti pendekatan baru terhadap misalnya efisiensi produksi, mengelola dinamika karyawan, dan pelayanan kepada pelanggan. Karena tidak jarang pula ada kreativitas yang tidak memberi nilai tambah bagi pelanggan.

Agar kreativitas meningkat, kita harus rajin mempelajari hal-hal baru. Ini dapat dilakukan dengan berbagai cara, seperti membaca, berdiskusi, atau bergabung dengan milis atau asosiasi profesi. Tidak jarang solusi untuk mem-ecahkan suatu masalah terinspi-|rasi dari hal-hal yang baru dipelajari tersebut. Tidak ada salahnya pula jika seorang karyawan bergabung dengan bagian lain yang berbeda dengan latar belakang yang dimilikinya. Misalnya, orang produksi yang bergabung di bagian pemasaran agar memperluas wawasannya dan mendapatkan ide-ide baru.

Hidup kreatif dimulai dari sikap yang kita ambil secara sadar terhadap kejadian yang kita alami. Manusia tidak diciptakan untuk menerima keadaan begitu saja tetapi untuk berusaha membuat hidup yang terbaik bagi dirinya. Dalam hal ini, daya kreatif yang mendorong daya kreasi itu merupakan suatu keberuntungan yang berarti bekal hidup yang tak ada habis-habisnya. Namun demikian kreativitas hendaknya jangan dibiarkan begitu saja, harus ditekuni. Apabila kreativitas seseorang ditekuni dengan sungguh-sungguh niscaya sukses akan menyertai perjalanan kariemya Sudah siapkah Anda menjadi orang kreatif? fl

Entitas terkaitAlbert | Apabila | Apalagi | Artinya | Contoh | Creativepreneurship | Creativity | Dagadu | George | Harry | Hidup | JK | Jogja | Karyawan | King | Kreatif | Kreativitas | Laskar | Manusia | Novel | Penulis | PHK | Profit | Semakin | Seseorang | Slogannya | Tentu | Andrea Hirata | Art Director | Laskar Pelangi | Leonardo Da | Carol K Bowman | Menurut Ahmad Noor | Coach Tom MC Ifle | Direktur PT Aseli Dagadu | Kapan Beli Kaos Dagadu | Ingin Karir Meningkat Harus Kreatif |
Ringkasan Artikel Ini
Dengan bertindak kreatif, maka seseorang akan memiliki persepsi yang segar dan mengalami dunia ini dengan cara yang original, alias cara Anda sendiri. Semakin sering dan banyak Anda membaca buku, semakin banyak pulalah inspirasi kreativitas tersimpan di hard disc otak Anda yang hingga saat ini kapasitasnya belum ada yang mampu menandingi, bahkan oleh komputer tercanggih sekali pun. Ide-ide ini hanya dapat muncul dari orang-orang kreatif yang memang secara terus-menerus mau mempelajari hal-hal baru dan tidak mudah menyerah oleh kesulitan yang dihadapi. Kreatif yang dibarengi tindakan akan menghasilkan kekuatan yang menjadi modal untuk menciptakan kesuksesan dalam karier atau pekerjaan Anda saat ini. Banyak orang yang menyerah saat situasi tidak menentu, tidak ada kepastian atau mengalami kesulitan yang besar. Orang yang muncul dengan menciptakan aktivitas yang agresif justru akan berhasil melewati berbagai kondisi dan berujung pada keberhasilan di kemudian hari. "Kreativitas adalah sesuatu yang mahal bukan karena kita tidak kreatif, tapi karena banyak ide yang muncul tapi tidak dijalankan," ujar Tom. Saat ini, banyak perusahaan yang mempekerjakan atau memilih orang yang bisa berkreasi dalam segala situasi untuk menjabat disalah satu posisi dalam perusahaannya. Seorang karyawan yang kreatif akan berani untuk mengambil risiko, karena mencoba hal-hal baru yang belum pernah dilakukan sebelumnya danhasilnya belum pasti. Tidak ada salahnya pula jika seorang karyawan bergabung dengan bagian lain yang berbeda dengan latar belakang yang dimilikinya. Dalam hal ini, daya kreatif yang mendorong daya kreasi itu merupakan suatu keberuntungan yang berarti bekal hidup yang tak ada habis-habisnya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar